Rangkuman Materi SKD TKP : Sosial Budaya

Berdasarkan kisi-kisi SKD CPNS sesuai PermenPAN RB Nomor 23 Tahun 2019, Sosial Budaya, bertujuan mampu beradaptasi dan bekerja secara efektif dalam masyarakat majemuk (terdiri atas beragam agama, suku, budaya, dan sebagainya).

Masyarakat indonesia adalah masyarakat majemuk, yang hidup tersebar diseluruh tanah air, yang memiliki berbagai macam ragam budaya. Sehingga menimbulkan keanekaragaman institusi dalam masyarakat.

Bhineka Tunggal Ika, diterjemahkan sebagai “Berbeda-beda itu satu”. Artinya, bahwa di dalam realitas kehidupan yang amat beragam, yang ditandai oleh perbedaan-perbedaan lahiriah, akan tetapi tetap mampu membangun suasana rukun untuk mewujudkan satu tujuan hidup bersamadalam satu kesatuan bangsa dan satu kesatuan kesatuan wilayah Negara yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kesatuan di sini merupakan hasil konsesus atau kesepakatan bersama dari segenap komponen bangsa Indonesia untuk mengatasi kerawanan-kerawanan sebagai akibat siafat-sifat yang melekat pada keberagaman itu.

Pola Tindak Sistem Sosial Budaya Indonesia

  1. Gotong Royong
    Persatuan dan kesatuan hanya terwujud melalui gotong royong, suatu sikap kebersamaan dan tenggang rasa, baik dalam duka maupun suka, kehidupan keluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
  2. Prasaja
    Keadilan sosial bagi seluruh masyarakat tidak akan terwujud apabila kehidupan yang sederhana, hemat, cermat, disiplin, professional, dan tertib tidak dilaksanakan.
  3. Musyarawah untuk Mufakat
    Mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan golongan atau perorangan dapat menemui perbedaan yang tidak yang tidak diakhiri dengan perpecahan atau perpisahan, maupun pertentangan.
  4. Kesatria
    Persatuan dan kesatuan, maupun keadilan sosial tidak dapat terwujud tanpa keberanian, kejujuran, kesetiaan, pengabdian, dan perjuangan yang tidak mengenal menyerah demi kehidupan bersama.
  5. Toleransi
    Penerapan Bhinneka tunggal ika yang selanjutnya adalah menegakkan sikap toleransi, sikap ini bisa anda terapkan dalam menerapkan sikap toleransi beragama. Di Indonesia sendiri banyak agama yang diperbolehkan, disini anda bisa toleransi terhadap kepercayaan masyarakat lainnya.
  6. Menegakkan Sikap Pluralisme
    Bentuk penerapan Bhinneka tunggal ika yang terakhir adalah dengan menegakkan sikap pluralisme, dimana pluralisme sendiri merupakan sikap tahu, percaya, paham, ataupun mengerti bahwa perbedaan dan keragaman adalah hal yang wajar. Di Indonesia sendiri sikap ini sangat diperlukan untuk keberlangsungan keutuhan wilayah yang ada di Negara Indonesia.
  7. Perilaku Inklusif
    Seseorang haruslah menganggap bahwa dirinya sedang berada di dalam suatu populasi yang luas, sehingga dia tidak melihat dirinya melebihi dari yang lain. Begitu juga dengan kelompok. Kepentingan bersama lebih diutamakan daripada sebuah keuntungan pribadi atau kelompoknya.